Kalau Kamu Butuh (?)

flower_by_umutakar

Dengar, jangan lakukan apa-apa dan jangan katakan apa-apa. Cukup baca dan pahami saja. Kamu tidak perlu membalasnya dan tidak perlu juga memikirkan tulisan ini yang baru aku buat tanpa kopi yang biasanya menemaniku menulis ini.

Kalau kamu butuh teman untuk bercerita, kamu punya emailku, punya sosial mediaku untuk membaginya. Aku pasti akan membalasnya secepat aku bisa. Akan kubaca semua ceritamu dengan seksama.

Kalau kamu butuh bahuku, selama memungkinkan aku juga bisa mengusahakan untuk kesana. Bahuku untukmu kapan saja. Untuk bersandar ketika kamu mulai lelah dengan dunia, atau untuk sekedar menyandarkan bahagia agar tidak berlebihan dalam menanggapinya. Mungkin tidak seberapa, tapi kadang hanya itu yang aku punya untuk bisa melihatmu kembali tertawa seperti biasanya.

Kalau kamu butuh nasehat, aku juga disini, selalu disini. Aku disini hanya untuk sementara, ketika kamu membutuhkan, bukan untuk menetap selamanya. Karna akuakan selalu menemani kamu menikmati hidup yang terlalu berat kamu lalui. Aku tidak berharap lebih, karena kamu pasti juga tidak bisa memberikan lebih. Keadaan yang memang harus kita terima.

Kalau kamu ingin bantuanku, apa saja, katakan. Aku sediakan waktu dan pikiranku sebanyak aku bisa. Kalau tidak banyak membantu, setidaknya aku tetap memastikan kalau kamu baik-baik saja.

Kalau kamu merasa sepi, seharusnya itu tidak perlu. Karena kamu harus tahu, aku memperhatikanmu. Bukan sebagai stalker, hanya sebagai seseorang yang ingin menjagamu. Aku akan senang kalau aku adalah satu-satunya teman yang menemani saat kau sepi. Kamu tidak pernah sendiri, karena ada aku yang terlalu sering memikirkanmu. Tetapi, jangan memintaku berhenti melakukannya, karena itu terjadi begitu saja.

Aku tidak pernah merasa cemburu ketika sesaat kau bercerita tentang dia, entah mulai dari hal lucu, prestasi hingga apapun yang berhubungan dengan dia. Telingaku tidak akan pernah bosan mendengarkan ceritanya.

Kalau suatu saat dia bersamamu dan mengecewakanmu, berbagilah denganku. Aku tidak akan memengaruhimu untuk menjauhinya, aku justru akan membuatmu lebih mengenalnya, meskipun aku saja baru mengenal sebatas nama panggilan saja. Karna kamu terlalu sering menyebut namanya saat kita bicara.

Kadang ketika sudah bersama seseorang, kita harus menerima bahwa tidak selalu segala sesuatunya seperti keinginan kita. ingat itu sudah ‘kita’ bukan lagi ‘aku saja’.

Kamu tidak perlu bertanya kenapa aku menuliskan ini, kenapa aku mau melakukan semua yang aku tuliskan ini. Tetapi percayalah kalau aku memang bersedia melakukannya, sepanjang itu tentang kamu. Karna aku akan selalu menemani sampai kamu sudah merasa bahagia.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s